05/05/13

Perempuan Dalam Mimpi Episode 2


Belum sampai lepas pandangan ku dari punggung perempuan itu,tetiba ia berbalik dan berlari ke arahku.ia tampak sangat ketakutan,”kamu bisa bantu saya?” ujar wanita itu sembari menggenggam lengan jaket abu abu ku.kini aku yang merasa heran,wanita yang  tadi menatapku aneh dan pergi begitu saja tanpa salam sekarang malah memasang muka melas di hadapanku.

                Belum sempat aku bertanya ada apa dan kenapa.dua orang pria berjas hitam lengkap dengan kacamata berwarna sama menenteng pistol di tangan kanannya,berdiri di depan pintu kafe .tunggu?pistol?.”duaaaarrr…” suara nyaring memecah lamunanku,beruntung saja wanita misterius ini menarik tubuhku untuk meringkuk.”ayo lari dari sini”,wanita ini seperti buronan sekarang.nafasnya terengah-engah sama sepertiku.rona mukanya merah,kebingungan mencari jalan keluar.kami menghambur kearah dapur kafe tersebut,para waiters Nampak masih shock karna tembakan tadi,sehingga kami dengan mudah sampai ke pintu belakang kafe .
Kami berlari melewati gang-gang kecil.meliuk-liuk diantara gedung-gendung pencakar langit.sekarang dua pria itu tidak lagi mengejar kami,melainkan 5 orang pria dengan dandanan yang sama.timah panas berterbangan ditembakkan kearah kami.beruntung bagian tubuh ku masih utuh dan tidak ada yang berlubang.keadaan semakin tak aman,aku dan wanita misterius ini terus berlari,tentu saja sepanjang adegan kejar-kejaran bak film holiwood ini aku terus bertanya apa yang terjadi.tadi dia tetap diam,matanya menyisir seluruh jalan,gang dan pintu yang bisa kita lewati untuk menghindar dan bersembunyi. Dan walaaa kita berlari menaiki tangga,menuju atap sebuah gedung tua tidak terpakai disudut kota ini.kami memasuki sebuh ruangan,cukup luas namun sudah kosong dan berantakan.wanita misterius ini langsung saja menutup pintu dan mengganjalnya dengan kursi tua namun terlihat masih kokoh
.
“maafkan aku menyeretmu disituasi seperi ini,aku…aku” tetiba dia menangis,seolah tidak memperdulikanku yang masih penasaran.aku pun merangkul wanita yang semalam ada dimimpiku,dia masih mengisak. Tetiba ada derap langkah kaki mengarah ke ruangan tua ini, waktu tak mungkin melambat dan itu membuat jantung ku ingin melompat saat menyadari sesorang barusaah mendobrak pintu itu.

Pintu kayu berwarna coklat muda itu merupakan gerbang pertahanan terakhir kami. Jika gerbang itu bergerak membuka, itu berarti aku harus menghadapi langsung si marabahaya.
Benar saja pintu itu dibuka paksa,telah Nampak seorang laki-laki berdiri gagah,dan “duar duar duar…” wanita dalam pelukanku menjerit.aku tertembak tepat dipunggungku.

….

           “Bara?bara?bangun,loe ketiduran dikafe lagi” ucap anne sembari menguncang tubuhku yang gempal.aku terperanjat kuraba punggungku,utuh tanpa luka,dan wanita itu?shit aku Cuma mimpi tadi.aku bermimpi bersama wanita yang semalam kuimpikan.

@benzbara_ #FlashFictionBersambung  PerempuanDalam Mimpi-Episode 1
Posting Komentar