17/12/13

HOW TO BE A TOUR GUIDE

hay..hay blogwalker~
setelah ada bisikan-bisikan saiton di TL twitter jadi ngeblog lagi dah hhahha.

well,kali ini gue mau bahasin sesuatu yang (lebih) serius (dari biasanya)

Gue mau bahasin "HOW TO BE A TOUR GUIDE" yeeeeeee~

karena menurut gue,hari gini kalo cuma ngomongin jadi traveler aja itu udah mainstream.jadi kayak

  "ehh broo,traveling yuk.bosen gue liburan dirumah terus. | ayook bro,wah asik nih kalo kita jadi traveler"

come on,it so yesterday..

menurut gue lebih baik jadi tour guide ketimbang jadi just traveler,karena kenapa.selain kita bisa jalan-jalan gratis,kita juga di bayar karena jasa memandu wisata.
nah enakkan?
selain itu kita juga gak usah repot-repot buat nyari patner,kan udah bawa wisatawan.

nah,karena gue anak pariwisata.i mean karena gue sekolahnya di jurusan pariwisata gue mau bagi-bagi ilmu nih.yukk cekibroot~



1. PROFESI PRAMUWISATA (TOUR GUIDE)
Menurut Menparpostel: Pramuwisata adalah ”seseorang yang bertugas memberikan bimbingan,
penjelasan dan petunjuk tentang objek wisata serta membantu
keperluan wisatawan lainnya”.

2.PERSYARATAN PRAMUWISATA

1. Umur serendah-rendahnya 18 tahun. (Jadi kudu punya KTP dan tidak boleh di bawah umur
2. Menguasai Bahasa Indonesia dan salah satu bahasa asing dengan baik dan lancar. (nih kalo ngomong gak boleh pake bahasa gaul sama alay)
3. Memiliki pengetahuan tentang objek wisata dan ketentuan perjalanan wisata. (nih,jangan sotoy kalo ngejelasin)
4. Sehat fisik.
5. Berkelakuan baik.
6. Memiliki licence/izin dan sertifikat standarkompetensi pramuwisata.
7. Sanggup aktif mengikuti kegiatan yangditentukan oleh organisasi.
8. Menerima Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, Program Kerja Organisasi dan Peraturan-Peraturan Organisasi.
9. Menyatakan diri secara tertulis menjadi anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia sebagai wadah tunggal


kalo persyaratan ini buat Payroll Guide,atau guide yang jadi pegawai tetap yang bekerja di bawah naungan HPI atau HIMPUNAN PRAMUWISATA INDONESIA.
selain payroll guide ada juga Freelance guide.bedanya kalo freelance guide ini tidak terikat oleh suatu perusahaan perjalanan tertentu dan bebas melakukan kegiatannya sesuai permintaan wisatawan atau perusahaan perjalanan lain yang membutuhkannya.
jadi dia ya bebas,guide-guide pemula yang biasanya masih muda-mudi lebih suka jadi freelance,karena tidak begitu terkekang sama kantor.

NEXT


Kode Etik Pramuwisata
Kode etik Pramuwisata Indonesia ditetapkan melalui Keputusan Musyawarah Nasional I Himpunan Pramuwisata Indonesia dengan Keputusan Nomor 07/MUNAS.I/X/1988, meliputi hal-hal sebagai berikut:
  1. Pramuwisata harus mampu menciptakan kesan penilaian yang baik atas daerah, negara bangsa, dan kebudayaan
  2. Pramuwisata dalam menjalankan tugasnya harus mampu menguasai diri, senang, segar, rapi, bersih serta berpenampilan yang simpatik (menghindari bau badan, perhiasan, dan parfum yang berlebihan)
  3. Pramuwisata harus mampu menciptakan suasana gembira dan sopan menurut kepribadian Indonesia
  4. Pramuwisata harus mampu memberikan pelayanan dan perlakuan yang sama kepada wisatawan dengan tidak meminta tip, tidak menjajakan barang dan tidak meminta komisi
  5. Pramuwisata mampu memahami latar belakang asal usul wisatawan serta mengupayakan untuk meyakinkan wisatawan agar mematuhi hukum, peraturan, adat kebiasaan yang berlaku dan ikut melestarikan objek
  6. Pramuwisata mampu menghindari timbulnya pembicaraan serta pendapat yang mengundang perdepatan mengenai kepercayaan, adat istiadat, agama, ras dan sistem politik sosial negara asal wisatawan
  7. Pramuwisata berusaha memberikan keterangan yang baik dan benar. Apabila ada hal-hal yang belum dapat dijelaskan maka pramuwisata harus berusaha mencari keterangan mengenai hal tersebut dan selanjutnya menyampaikan kepada wisatawan dalam kesempatan berikutnya
  8. Pramuwisata tidak dibenarkan mencemarkan nama baik perusahaan, teman seprofesi dan unsur-unsur pariwisata lainnya
  9. Pramuwisata tidak dibenarkan untuk menceritakan masalah pribadinya yang bertujuan untuk menimbulkan rasa belas kasihan dari wisatawan
  10. Pramuwisata saat perpisahan mampu memberikan kesan yang baik agar wisatawan ingin berkunjung kembali

Hal-Hal Yang Perlu di perhatikan sebagai Tour Guide

- Hubungan Pramuwisata dengan Perusahaan dan Organisasi Terkait
( maksudnya sama pihak-pihak yang mendukung suatu perjalanan wisata.misalnya pihak akomodasi,pihak hotel,petugas tempet wisata yang dikunjungi)

Pembaruan Informasi (up to date)

- Teknik Berbicara:

  1. Berbicara pada waktu yang tepat
  2. Tunjukan kesan ramah selama berbicara
  3. Hindari penggunaan bahasa dan logat daerah, kecuali jika bahasa tersebut dijadikan sebagai materi pemanduan
  4. Bersikap dengan baik selama berbicara
  5. Padukan bahasa lisan dengan bahasa tubuh secara harmonis
- Bahasa Tubuh: 
Menurut keterangan para ahli bahwa dalam ketrampilan berkomunikasi apa yang kita katakan pentingnya hanyalah 7%, bagaimana kita mengatakan 38% dan bahasa tubuh pentingnya adalah 55% (Peter Thomson,1997:57). Hal ini dapat dipahami karena pada umumnya pendengar lebih percaya terhadap apa yang mereka lihat dari pada apa yang mereka dengar, dan bahasa tubuh adalah kenyataan yang mereka lihat pada saat informasi diterima. Unsur-unsur bahasa tubuh meliputi : (penampilan, gerakan tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata)


udah segini aje penjelasan aye.yang terpenting dari semuanya sih kalian Harus PD atau percaya diri kalo mau jadi Tour Guide a.k.a Pramuwisata.dan juga Punya Wawasan yang luwas then Managemenable yang bagus biar wisatawan kita nyaman.

oke cukup sekian dan Sampai jumpa muaahhhh




From :
BUKU USAHA JASA PARIWISATA JILID 2 BAB III : PEMANDUAN WISATA (GUIDING)

Posting Komentar