07/06/13

CINTA KAMPUS MERAH MARUN

jas

Jas merah marun ini sudah tersemat di tubuhku.

“Ready princess?” suara Adrian mengagetkanku.laki-laki dengan warna jas yang senada dengan yang aku pakai.memeluk tubuh kecilku erat tanpa ku perintah.aku bahagia,kulihat ulasan senyumku di hadapan cermin,aku merasa telah sempurna sebagai seorang mahasiswi.

“Its our graduation party,right?” ucapku sambil berjalan sedikit tergopoh.laki-laki semampai yang menggandengku mengangguk  pelan.wajahnya segar,senyumnya senantiasa mengembang.di sepanjang jalan kami bertemu dengan teman seperjuangan.tak jarang aku membenarkan tatanan rambutku yang tertiup angin.

”Kalian romantis sekali Rani,Adrian” tanpa sadar kami telah diikuti oleh satria,teman satu geng ku semasa smp.kulihat wajahnya tidak berubah,hanya saja sedikit tumbuh kumis dan jambang di atas kulit wajahnya yang halus dan putih.berbeda dengan adrian.mereka sama tinggi,namun kekasihku ini berkulit sawo matang.adrian menjabat tangan satria,mereka juga merasakan apa yang aku rasakan.Bangga.

Kejadian ini seperti delapan yang lalu.saat kami melepas masa putih biru di bawah naungan sekolah yang sama.hanya saja kami sudah menjadi mahasiswa,dan persahabatan kami tetap terjaga.meskipun aku dan Adrian menambahkan status baru diantara hubungan kami,Sepasang Kekasih.

Perjalananku menuju aula kampus berlanjut,aku tetap bersama Adrian.dia menggandengku seperti anak kecil yang ditakutkan akan menghilang di tengah kumpulan orang yang berlalu lalang.tetiba langkah kami terhenti,di hadapan hamparan rumput hijau lapangan kampus.

adrian menatapku sayu.wajahnya semakin dekat dengan mataku.tiga detik berlalu bibirnya sudah berhasil menepel di daguku.perlahan ku turunkan sedikit wajahku,agar bisa kurasakan lembut belai bibir kekasihku.

Namun romansa ini tetiba terhenti ketika…..


“kriingggggggggg….”

Alarm sial! Mengganggu mimpi indahku saja

Posting Komentar